Kamis, 06 September 2012

hadits-hadits pilihan.. :')

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ:
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم “مَنْ رَآنِي فَقَدْ رَأَى الْحَقَّ”.
Hadits riwayat Abu Qatadah Radhiyallahu’anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Barang siapa yang melihat aku dalam mimpi, maka dia benar-benar melihat sesuatu yang benar (hak).



عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ،
عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم.قَالَ: “إِذَا اِقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ رُؤْيَا الْمُسْلِمِ تَكْذِبُ. وَأَصْدَقُكُمْ رُؤْيَا أَصْدَقُكُمْ حَدِيْثًا. وَرُؤْيَا الْمُسْلِمِ جُزْءٌ مِنْ خَمْسَةٍ وَأَرْبَعِيْنَ جُزْءًا مِنَ النُّبُوَّةِ وَالرُّؤْيَا ثَلاَثَةٌ: فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنَ اللهِ. وَرُؤْيَا تَحْزِيْنٍ مِنَ الشَّيْطَانِ. وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَِهُِ. فَإِنْ رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ، فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ. وَلاَ يَحْدِثُ بِهَا النَّاسَ”. قَالَ “وَأَحَبُّ الْقَيْدَ أَكْرَهُ الْغَلَّ. وَالْقَيْدُ ثُبَاتٌ فِي الدِّيْنِ” فَلاَ أَدْرِي هُوَ فِي الْحَدِيْثِ أَمْ قَالَهُ اِبْنُ سِيْرِيْنَ.

Hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata:
Dari Nabi Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bahwa beliau bersabda: Ketika kiamat telah mendekat, mimpi seorang muslim hampir tidak ada dustanya. Mimpi salah seorang di antara kalian yang paling mendekati kebenaran adalah mimpi orang yang paling jujur dalam berbicara. Mimpi orang muslim adalah termasuk satu dari empat puluh lima bagian kenabian. Mimpi itu dibagi menjadi tiga kelompok: Mimpi yang baik, yaitu kabar gembira yang datang dari Allah. Mimpi yang menyedihkan, yaitu mimpi yang datang dari setan. Dan mimpi yang datang dari bisikan diri sendiri. Jika salah seorang di antara kalian bermimpi yang tidak menyenangkan, maka hendaknya dia bangun dari tidur lalu mengerjakan salat dan hendaknya jangan dia ceritakan mimpi tersebut kepada orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar